Laman

Friday, 24 February 2012

KLASIFIKASI HATI

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam bukunya Thibb al-Qulub menjelaskan mengenai kondisi hati manusia. Menurutnya ada 3 kondisi hati manusia: hati yang sehat, hati yang mati, dan hati yang sakit.

1.HATI YANG SEHAT/HATI YANG LEMBUT.
Hati yang bebas dari seluruh syahwat (keinginan) untuk melanggar larangan Allah SWT, bebas dari berhukum dengan hukum yang bukan berasal dari Rasul-Nya, cinta kepada Allah SWT, tidak menduakan rasa takut, harapan, dan tawakkalnya kepada Allah SWT semata, inilah hati yang sehat menurut Ibnu Qayyim.
Jadi, hati yang sehat terbebas dari kesyirikan, hati yang sehat selalu menyucikan penghambaan-Nya pada Allah SWT. Dalam kehendak, cinta, tawakkal, taubat, takut, dan harap. Hati yang sehat adalah hati yang bersih bersinas cerah.
Selain itu, hati yang sehat akan mampu "meliiat" arti kehidupan. Ia senantiasa optimis merasakan kehidupan yang silih berganti ini. Terkadang, kesusahan yang ia rasakan menjadi kebahagian. Ia selalu dalam keindahan. Ia tidak pernah mengeluh. Baginya bersyukur pada Allah SWT adalah obat penghibur badai kehidupan. Ia tidak mudah putus asa. Ia yakin rahmat Allah SWT senantiasa tercurah untuknya.
"Di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih." (QS.AS-SYU'ARAA:88-89)

2.HATI YANG MATI/HATI YANG KERAS

Ibnu Qayyim menerangkan mengenai hati ini: "... Itulah hati yang mati, yang tidak mengenal Tuhannya, tidak menyembah-Nya sesuai perintah-Nya. Hati yang selalu memperturutkan hawa nafsu dan kesenangannya, meski yang demikian itu mendatangkan amarah dan murka Allah SWT. Dia tidak peduli apakah akan memuaskan nafsu dan hasratnya, Tuhan rela atau murka. Hati seperti ini menjadi budak selain Allah dalam cinta, takut, rela, murka, mulia, dan hina. Bila ia bercinta karena hawa nafsunya, bila marah juga karena hawa nafsunya, bila memberi karena keinginannya untuk memberi, dan bila menahan karena nafsunya melarang untuk memberi. Hawa nafsunya lebih di cintai daripada Tuhannya. Hawa nafsu sebagai imamnya, syahwat sebagai pemimpinnya, kebodohan sebagai sopirnya, dan lalai sebagai kendaraannya."
penjelesan Ibnu Qayyim diatas menunjukkan bahwa hati yang mati semakin mengeras. Perlahan-lahan tingkat kekerasannya semakin tidak terkendali lagi. Hati ini bahkan lebih keras daripada Batu. Nau'udzu billah, semoga Allah SWT senantiasa menghidupkan hati ini dan memberikan keselamatan di dunia dan akhirat.

3.HATI YANG SAKIT

Hati ini hidup, tetapi cahanya redup (sakit). Hati seperti ini mempunyai dua materi utama, yang terkadang salah satunya lebih dominan dari yang lain.
Di satu sisi,hati ini memiliki rasa cinta pada-Nya, menaruh rasa percaya pada-Nya, ikhlas tunduk pada-Nya, dan senantiasa mengharap pertolongan-Nya.
Akan tetapi,disisi lain dalam hati ini juga terdapat rasa cinta mendalam terhadap hawa nafsunya, seperti lebih mengutamakan dunia, sikap iri, dengki, dan sombong.
Hati seperti itulah yang sering terombang-ambing. Ia tidak tahu harus berlabuh di dermaga yang mana, terkadang ia tersesat, atau menyesatkan diri. Dan terkadang pula ia berada pada jalur yang benar. Hati yang terombang-ambing itulah yang menyebabkan ia sakit.
Ibnu Qayyim menyimpulkan:
"Hati seperti ini menjadi objek seruan dari dua sisi. Satu sisi mengajaknya kembali kepada Allah dan Rasul-Nya, sedang sisi lain mengajaknya kepada kemewahan duniawi. Dari keduanya, hati akan memenuhi ajakan mana yang pintunya lebih dekat kepada-Nya (kembali kepada kesadaran individu masing-masing.)"

Referensi: SMART HEART-RUSDIN.S.RAUF

Pelapang Dan Penyempit Hati

Beberapa faktor yang bisa melapangkan hati ialah kekuatan Tauhid, Hidayah dan Cahaya yang Allah SWT tancapkan dalam hati hamba-Nya, Ilmu yang bermanfaat, Bertaubat kepada Allah SWT, Senantiasa berzikir kepada Allah SWT, Berbuat baik kepada sesama makhluk, Berani, Menghilangkan virus hati, Tidak berlebih-lebihan dalam memandang, Berbicara, Mendengar, Bergaul, serta Makan dan Minum. Sedangkan kebalikan dari semua sifat ini adalah pemicu Kegelisahan, Kegundahan, Kegalauan dan Penderitaan.
Dalam diri Nabi Muhammad SAW telah terangkum sifat-sifat terpuji nan luhur dalam cakupan yang sangat sempurna. Di samping itu, para pengikut beliau memperoleh bagian dari sifat-sifat ini sesuai kadar peneladanan mereka terhadap beliau.
Semoga Allah SWT memberikan Taufik-Nya.

Referensi: Ad-Daqa'iq Al-Mumti'ah - Abdul Malik Al-Qasim.

Memahami Takdir Ilahi


SEPULUH TANDA HATI MATI.....
01. KITA MENGAKU KENAL DAN CINTA ALLAH SWT TAPI TIDAK MENUNAIKAN PERINTAH-NYA

02. KITA MENGAKU CINTA RASULULLAH TAPI MENGABAIKAN SUNNAHNYA

03. KITA MEMBACA AL'QURAN TAPI TIDAK BERAMAL DENGAN HUKUM-HUKUM DI DALAMNYA

04. KITA MEMAKAN NIKMAT ALLAH SWT TAPI TIDAK MENSYUKURI PEMBERIAN-NYA

05. KITA MENGAKU MUSUH SEYTAN TAPI MENGIKUTINYA

06. KITA MENGAKUI NIKMAT SURGA TAPI TIDAK MAU BERAMAL UNTUK MENDAPATKANNYA

07. KITA MENGAKUI ADANYA SIKSA NERAKA TAPI TIDAK BERUSAHA MENJAUHI NYA

08. KITA MENGAKUI BAHWA KEMATIAN AKAN DATANG PADA SETIAP JIWA TAPI TIDAK BERUSAHA MEMPERSIPKAN BEKALNYA

09. KITA SIBUK MEMBUKA AIB ORANG LAIN,TAPI TIDAK PERNAH INGAT AKAN AIB DIRI SENDIRI

10. KITA MENGHANTAR DAN MENGHUBUR JENAZAH TAPI TIDAK MENGAMBIL HIKMAHNYA


LIMA PERUSAK KEDAMAIAN HIDUP....

01. MEMBANDINGKAN KEKURANGAN DIRI DENGAN KELEBIHAN ORANG LAIN

02. BERSIKAP KASAR TENTANG SESUATU YANG BISA DI TANGANI DENGAN SANTUN

03. MENUNDA MELAKUKAN SESUATU SAAT ITU MASIH MUDAH MELAKUKAN

04. MEYAKINI BAHWA HANYA ORANG TIDAK JUJUR YANG AKAN MENDAPAT KESEMPATAN

05. MELIHAT KEBERHASILAN ORANG LAIN SEBAGAI KEBERUNTUNGAN DAN KESULITAN HIDUP DIRI SENDIRI SEBAGAI NASIB


SEBELAS TANDA-TANDA ORANG CELAKA

01. Rakus untuk mengumpulkan harta

02. Tujuan hatinya hanya kesenangan,nafsu dan kelezatan dunia

03. Kotor bicaranya dan banyak menggunjing orang

04. Meremehkan sholat lima waktu

05. Pergaulannya bersama orang-orang durhaka

06. Buruk budi pekertinya

07. Membanggakan dirinya dan congkak

08. Menahan diri untuk memberi manfa'at kepada orang lain

09. Sedikit sekali rasa sayangnya terhadap orang-orang mukmin

10. Menjadi orang yang kikir

11. Lupa terhadap mati...


KETAHUILAH SETIAP SESUATU PASTI ADA PENYAKITNYA.....

01. PENYAKIT BICARA ADALAH BOHONG

02. PENYAKIT ILMU ADALAH LUPA

03. PENYAKIT IBADAH ADALAH RIY

04. PENYAKIT AKHLAK MULIA ADALAH KAGUM KEPADA DIRI SENDIRI

05. PENYAKIT BERANI ADALAH MENYERANG

06. PENYAKIT DERMAWAN ADALAH MENGUNGKAPKAN PEMBERIAN

07. PENYAKIT TAMPAN ADALAH SOMBONG

08. PENYAKIT BANGSAWAN ADALAH MEMBANGGAKAN DIRI

09. PENYAKIT MALU ADALAH LEMAH

10. PENYAKIT MULIA ADALAH MENYOMBONGKAN DIRI

11. PENYAKIT KAYA ADALAH KIKIR

12. PENYAKIT ROYAL ADALAH HIDUP MEWAH

13. PENYAKIT AGAMA ADALAH NAFSU YANG DI PERTURUTKAN


ORANG DI KATAKAN ISLAM BILA :

01. MEMBACA DUA KALIMAT SYAHADAT

02. MENJALANKAN SHALAT

03. BERPUASA DI BULAN RAMADHAN

04. MEMBAYAR ZAKAT

05. MENUNAIKAN IBADAH HAJI(BILA MAMPU).

TANYA KENAPA:
01. KENAPA KITA PERNAH MERASKAN PATAH HATI

02. KENAPA KITA PERNAH MERASAKAN SEDIH.

03. KENAPA KITA PERNAH MERASAKAN JENUH DALAM MENGHADAPI HIDUP INI

04. DAN KENAPA PULA KITA PERNAH MERASAKAN HAL-HAL YANG KURANG BERKENAN DI HATI.JAWABANNYA ADALAH KARENA KITA TIDAK MEMAHAMI TAKDIR ILAHI SECARA HAYATI...