Laman

Thursday, 23 February 2012

Kemana aku harus pergi?

Namaku Arfa, duduk dibangku sekolah dasar swasta kelas 5. Saat ini Ayah dan ibu ku bercerai, aku hidup dan tinggal bersama ayah serta seorang adik yg sekarang udah kelas 2 SD, sementara Ibu menikah lagi dgn orang lain. Meski aku tinggal bersama ayah, sesekali juga aku datang dan menginap dirumah ibu yg telah bersuami lagi (ayah tiri). Dirumah, ayah mendidik ku begitu keras, hingga suatu hari ayah pernah mencambuk ku dgn menggunakan ikat pinggang org dewasa,. Aku tau itu adalah didikan seorang ayah kpd anaknya, tp apakah tdk ada cara lain utk mendidik anak seusia ku?? tanpa harus mencambuk bahkan memukulku,.!! Ayah maafkan aku..!! Beberapa hari ini aku tdk masuk sekolah,. Aku hijrah ke tempat ibuku, Seminggu lamanya... Suatu sore usai hujan deras mengguyur desaku, ibu berpesan... "Kembalilah ke Ayahmu, insya Allah Ramadhan nanti, kalau jadi pulang kampung, ibu akan ambil kamu dan kita berangkat bersama-sama,. disana kamu bisa Sekolah dan tinggal dgn kakek dan nenekmu..." tanpa pikir panjang, aku pun pergi meninggalkan rumah menuju rumah tempat ayahku.. Berat rasanya langkahku, mengingat ayah yg begitu keras terhadapku, tak sanggup utk pulang kembali bersama Ayah.. Kemana aku harus pergi..??
Lelah aku berjalan hingga ku temui sebuah Mesjid dan aku berhenti.. Dengan pakaian sekolah bekas pemberian org menggunakan celana pendek, aku masuk ke dalam. Disini aku akan tidur, dingin sekali..... Tiba-tiba seorang Laki-laki datang menghampiri kemudian membangunkanku.. Dik..!! (sambil menyentuh kakiku) Dik.. Bangun, tidurnya dikamar depan,disini dingin dan banyak nyamuk. Aku pun terbangun,tanpa fikir panjang aku segera beranjak dan mengikutinya menuju kamar dpn mesjid yg dimaksud. "kamu tidur disini aja" ucap bapak itu, di dalam kamar tersebut ternyata ada beberapa org lelaki juga yg tinggal disitu dan akan menemaniku.., "ini bantal dan sarungnya, kalau uda ngantuk tidur aja" dan "kalo lapar ini ada kue,ato mau makan nasi goreng ntar dibeliin.." ucap salah seorang dari mereka sambil memberiku bantal dan sarung,
Mata mereka memandangku, heran atau mungkin iba melihatku,.. Bapak dan beberapa org td mencoba utk mencari informasi tentangku,tentang ayah dan ibuku., aku pun di introgasi.... Dan akhirnya Semua ku jawab apa adanya...

Semoga kisah ini dapat diambil hikmahnya, untuk kita semua.

(anak tersebut sudah tertidur saat tulisan ini dibuat).

Jazakumullah..

No comments: